SMK Widya Nusantara · Ujungjaya · Sumedang, Jawa BaratPendidikan vokasi · Karakter · Kompetensi · Kewirausahaan
Tentang Sekolah

Profil SMK Widya Nusantara

Profil, visi, misi, arah pendidikan, lingkungan belajar, serta komitmen SMK Widya Nusantara Sumedang dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.

Profil Singkat

SMK Widya Nusantara merupakan sekolah menengah kejuruan yang berada di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sekolah menyelenggarakan pendidikan vokasi yang menggabungkan pembelajaran akademik, keterampilan praktik, pendidikan karakter, teknologi, dan penguatan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Lingkungan pendidikan diarahkan agar peserta didik tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi yang nyata. Karena itu, pembelajaran kejuruan, praktik, kegiatan organisasi, ekstrakurikuler, pengenalan industri, dan pembiasaan budaya kerja menjadi bagian penting dari pengalaman sekolah.

Identitas pendidikan SMK Widya Nusantara dirangkum dalam semangat lulusan SMART: Santun, Mandiri, Akhlakul Karimah, Resik, dan Berteknologi berlandaskan IMTAK. Nilai tersebut menjadi pijakan untuk membangun siswa yang memiliki kemampuan teknis sekaligus sikap profesional.

Visi

Terwujudnya Lulusan yang SMART (Santun, Mandiri, Akhlakul Karimah, Resik dan Berteknologi) Berlandaskan IMTAK.

Misi Pendidikan

  • Mengembangkan sikap dan perilaku religius peserta didik.
  • Membentuk sikap santun, budi bahasa yang baik, dan perilaku positif.
  • Mengembangkan pembelajaran sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
  • Mendorong kreativitas, inovasi, daya saing, dan potensi lokal.
  • Mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui kegiatan produktif.
  • Membangun kemitraan dengan dunia kerja untuk memperluas kesempatan lulusan.
  • Menerapkan budaya 5R: ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin.
  • Mengembangkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Lingkungan dan kegiatan belajar SMK Widya Nusantara
4Bidang kompetensi utama
3+Tahun pendidikan vokasi
Budaya Belajar

Karakter, kompetensi, dan budaya kerja

Pembelajaran berbasis praktik

Peserta didik diberi ruang untuk mengasah keterampilan melalui kegiatan praktik sesuai bidangnya. Pembiasaan kerja yang tertib, aman, dan bertanggung jawab menjadi bagian dari proses.

Kesiapan menghadapi dunia kerja

Pendidikan kejuruan diarahkan agar siswa memahami ekspektasi dunia kerja, mulai dari kedisiplinan dan komunikasi hingga kemampuan teknis dan pemecahan masalah.

Pengembangan potensi

Organisasi siswa, olahraga, seni, kegiatan keagamaan, dan ekstrakurikuler memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kepemimpinan dan kepercayaan diri.